Pada zaman sekarang tidak hanya para
pria yang sukses dalam berkarier melainkan banyak juga para wanita yang sukses
dalam berkarier. seperti masyaraka barat yang membebaskan para wanita untuk berkarier
dan mendapatkan posisi yang sejajar dengan para pria sebagai bentuk kesetaraan
gender yang mereka junjung
Adapun alasan mengapa wanita
berkarir, bisa disebabka faktor ekonomi. Karena pendapatan sang suami yang
tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Bisa juga karena bakat, minat dan
kemampuan yang dimiliki dalam berkarir atau untuk menjunjung tinggi deajat keluarganya.
Saat kemampuan laki-laki dan perempuan sama, begitu juga sebaliknya, kemudian terjadilah tumpang tindih kodratnya
masing-masing.Dari masalah inilah terjadi persaingan hingga diskriminasi.
Lalu bagaimanakah dalam pandangan
islam???
Berbicara mengenai islam bila dikaitkan dengan
kesetaraan gender, menghantarkan pandangan bahwa Al-Qur’an memandang bahwa
laki-laki dan perempuan sama posisinya dihadapan Allah SWT yaitu bahwa orang
yang paling mulia adalah orang-orang yang paling bertaqwa, baik dia laki-laki
maupun perempuan.Doktrin islam dalam kitab suci Al-Qur’an juga telah
menjelaskan bahwa pembedaan laki-laki dan perempuan tidak dapat di jadikan
alasan untuk membedakan peran keduanya selama tidak melupakan akan kodrat
masing-masing berdasarkan penciptaan Allah SWT. Seperti halnya dengan wanita dalam
berkarier.
Wanita boleh saja berkarier sesuai dengan minat
dan kemampuan yang dimiliki asalkan jangan melupakan kodratnya sebagai ibu
rumah tangga dan jangan sampai keluarganya terlantar karena berkarir. Jadi
silakan saja wanita berkarir sesuai dengan kemampuan yang dimiliki asalkan
kodrat kita sebagai ibu rumah tangga tidak mengesamingkan keluarganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar