Setiap warga
Negara dalam kesehariannya hamper selalu bersentuhan dengan Aspek-aspek politik
praktis baik yang bersimbol maupun tidak. Proses pelaksanaanya dapat terjadi
secara langsung atau tidak langsung. Secara tidak langsung, berarti sebatas
mendengar informasi atau berita – berita tentang pereistiwa politik yang
terjadi. Secara langsung , berarti orang tersebut terlibat dalam peristiwa
politik tertentu.
Rabu, 28 Mei 2014
Selasa, 27 Mei 2014
MAKALAH KONSEP DASAR DAN TEORI MEMBACA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang Masalah
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut terciptanya masyarakat yang gemar
belajar. Proses belajar yang efektif antara lain dilakukan melalui membaca.
Dengan kemajuan ilmu dan teknologi yang sangat pesat, manusia harus
terus-menerus memperbarui pengetahuan
dan keterampilanya. Dalam kehidupan modern, jika tidak terus-menerus
memperbarui pengetahuan dan keterampilanya, orang mungkin akan mengalami
kesulitan dalam memperoleh lapangan pekerjaan.
Membaca semakin
penting dalam kehidupan masyarakat yang semakin kompleks. Setiap aspek
kehidupan melibatkan kegiatan membaca. Disamping itu, kemampuan membaca
merupakan tuntunan realitas kehidupan sehari-hari bagi manusia.
MAKALAH LINGKUNGAN PENDIDIKAN
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirahim
Puji dan syukur
penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT. Karena atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ” LINGKUNGAN
PENDIDIKAN “ ini tepat pada waktunya.
Makalah
ini disusun dan diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Ujian Akhir Semester
mata kuliah Dasar-dasar pendidikan yang disampaikan oleh bapak
Kiswan,S.Ag.,M.Pd.I pada Institut Agama Islam Darusalam kabupaten ciamis ajaran
tahun 2013.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari
sempurna baik dari segi penyusunan bahasa ataupun penulisanya. Oleh karena itu,
penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan
makalah ini.
Akhir kata, penulis ucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT.
Senantiasa meridhai segala usaha kita dan semoga makalah ini dapat bermanfaat
bagi kita semua. Amin.
Ciamis,
Desember 2013
Penulis
PONDOK PESANTREN DARUSSALAM CIAMIS
Satu hal yang acap dikenang oleh
alumni Pesantren Darussalam adalah kebersahajaan pesantren ini dalam keseharian
santrinya. Bahkan, seperti yang kerap terucap dari K.H. Irfan Hielmy
(Alm)-pendiri Pesantren Modern Darussalam yang selalu mengajarkan kebersahajaan-
setiap kali menerima kunjungan tamu, selalu disambut dengan kalimat yang sama,
seolah menegaskan bagaimana seharusnya santri Darussalam mengambil posisi
dengan kerendah-hatian, "selamat datang di tempat kami, pesantren yang
sangat sederhana."
SMA PLUS DARUSSALAM CIAMIS
Terakreditasi A
Kepala
Drs. H. Koko Komaruddin, M.Pd.

Visi
Kepala
Drs. H. Koko Komaruddin, M.Pd.
Visi
Unggul dalam logika, etika dan estetika secara profesional yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya.
Misi
1. Meningkatkan pemahaman dan pengalaman ajaran agama.
2. Membentuk kepribadian unggul dan tangguh yang dilandasi iman dan takwa.
3. Meningkatkan kinerja profesional dalam pelaksanaan proses pendidikan pada setiap komponen sekolah.
4. Menumbuhkan minat dan prestasi belajar dengan mengoptimalkan teknik pembelajaran dan sumber daya belajar.
5. Menciptakan manajemen sekolah yang terbuka.
6. Mewujudkan pelayanan prima bagi seluruh komponen yang terkait.
7. Menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman dan demokratis.
8. Memberdayakan semua komponen sekolah untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
9. Menumbuhkan apresiasi seni.
10. Menumbuhkan budaya tertib, budaya bersih dan peduli.
MTs AL-FADLILIYAH CIAMIS
Terakreditasi A
Kepala
Dr. H. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag
Visi
Memiliki keunggulan kepribadian dan jiwa kepemimpinan secara kaffah
Misi
1. Membangun keterampilan berbahasa asing
2. Membangun motivasi dan bakat individual
3. Meningkatkan keterampilan memimpin
4. Menanamkan nilai spiritualitas dalam sistem pembelajaran
5. Membentuk pribadi-pribadi unggulan melalui keimanan, ilmu dan amal shaleh
Tujuan
1. Membentuk peserta didik yang menjunjung tinggi kepribadian yang didasari keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt.
2. Membentuk peserta didik yang menjunjung tinggi kemandirian dalam bersikap, bertindak dan berpikir yang berbasis Akhlakul Karimah.
3. Menciptakan pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan.
4. Menciptakan suasana kondusif dalam proses pembelajaran.
5. Menyediakan sarana dan media pembelajaran yang efektif dan inovatif.
MAN DARUSSALAM CIAMIS
Terakreditasi A
Kepala
Dra. Hj. Eulis Fadlilah Jauhar Nafisah, M.Pd.I
Visi
Menjadi
madrasah yang unggul dalam pendidikan kepemimpinan dan pengajaran yang
berbasis pesantren serta penanaman semangat siswa dalam meraih prestasi.
Misi
1.
Mendidik dan membina siswa dalam proses pendidikan integral sebagai
bagian dari pendidikan kepemimpinan yang kuat dan berkarakter.
2.
Memadukan sistem pembelajaran madrasah dan sistem pendidikan pesantren
yang bertumpu pada sikap akhlak mulia dan budaya menuntut ilmu yang
terus menerus.
3.
Mendorong dan membimbing siswa dalam menciptakan budaya prestasi, baik
dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sosial.
Tujuan
1. Mendidik dan membina siswa yang unggul dalam kepemimpinan yang berkarakter sebagai bekal pendidikan selanjutnya.
2.
Mendidik dan membina siswa dalam suasana pendidikan pesantren sehingga
terbentuk kepribadian yang kuat, baik akhlak maupun semangat menuntut
ilmu nya.
3.
Mengondisikan siswa dalam budaya prestasi sehingga ketika sudah lulus
dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan
negara.
INSTITUT DARUSSALAM CIAMIS
Terakreditasi BAN-PT
Rektor
Dr. H. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.

Visi
Dr. H. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.
Visi
Menghasilkan akademisi muslim yang memiliki ketajaman intelektual , ketangguhan iman, kepekaan nurani dan kekuatan moral.
Misi
1. Melaksanakan pengajaran dan mengembangkan ilmu dan nilai-nilai Islam.
2. Memelihara tradisi keilmuan Islam dan sekaligus mendorong pembaharuan pemikiran Islam.
3.
Mengarahkan mahasiswa kepada pemilikan akhlak mulia, pemikiran rasional,
analitis, berorentasi pada pemecahan masalah dan berpandangan jauh ke
depan.
4. Melaksanakan penelitian dalam rangka mengembangkan keilmuan dan pengabdian masyarakat.
5.
Memberikan kontribusi dalam proses pembangunan, khususnya dalam kaitan
dengan upaya memperkuat landasan spiritual, moral dan etik pembangunan.
6. Memberikan kontribusi dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.
Selasa, 25 Maret 2014
Wanita muslimah Berkarier
Wanita
Berkarier, No Problem!
Pada zaman sekarang tidak hanya para
pria yang sukses dalam berkarier melainkan banyak juga para wanita yang sukses
dalam berkarier. seperti masyaraka barat yang membebaskan para wanita untuk berkarier
dan mendapatkan posisi yang sejajar dengan para pria sebagai bentuk kesetaraan
gender yang mereka junjung
Adapun alasan mengapa wanita
berkarir, bisa disebabka faktor ekonomi. Karena pendapatan sang suami yang
tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Bisa juga karena bakat, minat dan
kemampuan yang dimiliki dalam berkarir atau untuk menjunjung tinggi deajat keluarganya.
Saat kemampuan laki-laki dan perempuan sama, begitu juga sebaliknya, kemudian terjadilah tumpang tindih kodratnya
masing-masing.Dari masalah inilah terjadi persaingan hingga diskriminasi.
Lalu bagaimanakah dalam pandangan
islam???
Berbicara mengenai islam bila dikaitkan dengan
kesetaraan gender, menghantarkan pandangan bahwa Al-Qur’an memandang bahwa
laki-laki dan perempuan sama posisinya dihadapan Allah SWT yaitu bahwa orang
yang paling mulia adalah orang-orang yang paling bertaqwa, baik dia laki-laki
maupun perempuan.Doktrin islam dalam kitab suci Al-Qur’an juga telah
menjelaskan bahwa pembedaan laki-laki dan perempuan tidak dapat di jadikan
alasan untuk membedakan peran keduanya selama tidak melupakan akan kodrat
masing-masing berdasarkan penciptaan Allah SWT. Seperti halnya dengan wanita dalam
berkarier.
Wanita boleh saja berkarier sesuai dengan minat
dan kemampuan yang dimiliki asalkan jangan melupakan kodratnya sebagai ibu
rumah tangga dan jangan sampai keluarganya terlantar karena berkarir. Jadi
silakan saja wanita berkarir sesuai dengan kemampuan yang dimiliki asalkan
kodrat kita sebagai ibu rumah tangga tidak mengesamingkan keluarganya.
Langganan:
Postingan (Atom)